Kimbap Enak dan Murah di Malang, 20ribuan Sampe Kenyang!
Mencari Kimbap yang murah di Malang sebenarnya tidak sulit, tapi kalau kimbap yang enak dan murah? Menurut saya agak susah sih. Ada yang rasanya cocok di lidah tapi mahal. Ada juga yang murah tapi rasanya nggak banget.
Sebenarnya saya sudah mencoba kimbap di tiga tempat, belum ada yang sreg dengan lidah saya dan anak saya. Sampai akhirnya suatu kali saya mencoba kimbap buatan salah satu teman lama di persyarikatan.
Satu kali nyoba alhamdulillah saya cocok, cuma sayangnya agak jauh saja dari rumah. Padahal tergolong ramah kantong.
Lalu kali kedua mencoba, ternyata anak saya suka. Wah saya senang sekali dong si anak yang tergolong picky eater itu ternyata suka dengan kimbap buatan kawan saya ini. So here we go, saya menuliskan deskripsi rasa dan juga bagaimana tampilannya di artikel ini. Namun sebelum itu yuk kenalan dulu dengan kimbap!
Kimbap (Gimbap) di Negara Asalnya
Kimbap (atau gimbap) yang menjadi salah satu makanan paling ikonik dari Korea Selatan ini memang praktis. Cocok untuk bekal anak, mengenyangkan dan enak rasanya. Tinggal tambahkan protein saja sudah ada nilai gizi yang berimbang. Karena ada karbohidrat, serat dari sayur (timun dan wortel), juga protein (telur). Juga ada crabstick atau sosis serta nori yang bikin makin gurih.
Kimbap di Korea Selatan melambangkan kepraktisan, kasih sayang dan juga keseimbangan nutrisi. Jika Italia punya filosofi la cucina povera maka di Korea ada filosofi yang biasa disebut Yaksikdongwon, yaitu makanan adalah obat. Di mana setiap komponen harus memberikan manfaat bagi tubuh.
Asal-Usul Kimbap (Gimbap) : Antara Tradisi Lokal dan Pengaruh Sejarah
Asal-usul kimbap sering menjadi subjek diskusi sejarah yang menarik antara dua teori utama, yaitu :
-
Akar Tradisional (Bokssam): Catatan dari era Dinasti Joseon menyebutkan adanya tradisi memakan nasi yang dibungkus dengan gim (rumput laut) yang disebut Bokssam. Ini dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran.
-
Pengaruh Modern (Norimaki): Teori lain menyebutkan bahwa kimbap modern mulai terbentuk selama masa pendudukan Jepang di Korea (1910–1945). Teknik menggulung menggunakan tikar bambu menyerupai futomaki di Jepang. Namun orang Korea mengadaptasinya dengan cita rasa lokal, yaitu mengganti cuka (pada nasi sushi) dengan minyak wijen, serta menggunakan isian tradisional Korea.
Terlepas dari perdebatan tersebut, kimbap telah berevolusi menjadi identitas kuliner Korea yang unik, terutama sebagai menu wajib saat piknik atau bekal (dosirak) karena sifatnya yang mudah dibawa dan tidak cepat basi. Ini juga yang menurut saya cocok banget untuk bekal anak ke sekolah.
Anatomi Kimbap: Keseimbangan Lima Warna

Kimbap yang otentik biasanya mengikuti prinsip Obangsaek, yaitu penggunaan lima warna tradisional (putih, hitam, kuning, merah, dan hijau) yang mewakili lima elemen alam dan kesehatan organ tubuh.
Berikut adalah komponen pembentuknya :
1. Dasar Utama
-
Gim (Rumput Laut): Lembaran rumput laut kering yang dipanggang tipis. Berbeda dengan nori Jepang yang sering diberi rasa, gim untuk kimbap biasanya polos dan memiliki tekstur yang lebih kokoh.
-
Bap (Nasi): Menggunakan beras bulir pendek yang pulen. Perbedaan krusial dengan sushi adalah nasi kimbap tidak menggunakan cuka, melainkan dibumbui dengan minyak wijen dan sedikit garam. Duh gurihnya!
2. Isian (The Fillings)
Isian kimbap adalah kombinasi antara tekstur renyah, manis, dan gurih:
-
Danmuji (Acar Lobak Kuning): Komponen paling wajib. Memberikan tekstur renyah dan rasa manis-asam yang menyeimbangkan minyak wijen. Kalau di Indonesia menurut saya yang paling cocok ya mentimun itu, bunyinya kres-kres segar dan menambah tekstur dalam kimbap.
-
Sayuran: Biasanya berupa wortel yang ditumis tipis atau bayam yang dibumbui (sigeumchi-namul).
-
Protein: Telur dadar yang diiris memanjang adalah standar. Selain itu, sering ditambahkan ham, sosis, daging sapi tumis (bulgogi), atau eomuk (otak-otak ikan).
-
Woo-eong (Akar Burdock): Sering kali dimasak dengan kecap asin dan gula, memberikan aroma tanah dan rasa manis karamel yang khas.
Filosofi Pembuatan: Estetika dan Tekstur
Membuat kimbap adalah sebuah seni presisi. Isian harus diletakkan di tengah agar saat dipotong, penampangnya terlihat seperti bunga yang mekar.
-
Pemotongan: Kimbap harus dipotong dalam satu gerakan mantap menggunakan pisau yang diolesi minyak wijen agar nasi tidak lengket.
-
Keseimbangan Rasa: Tidak ada satu bahan yang boleh mendominasi. Rasa manis dari wortel, gurih dari protein, dan segarnya sayuran harus menyatu dalam satu gigitan utuh.
Kimbap Enak Ramah di Kantong dari Nyonya Nyemil

Salah satu usaha milik teman saya ini memang tidak hanya menjual kimbap dengan berbagai varian. Ada juga donat dan beberapa dessert. Namun untuk urusan kimbap insya Allah rasanya masuk lah ke lidah orang Indonesia. Namanya Kedai Nyonya Nyemil yang dikerjakan sepenuh hati dari dapur rumah.
Terasa lho makanan yang dibuat dengan hati dan kebahagiaan cheff-nya. Yang menikmati pun ikut bahagia karena bisa menyantap makanan yang mendarat sempurna di lidah.
Harganya juga tidak mahal, untuk kimbap krispi yang baru berkesempatan untuk saya abadikan ini harganya hanya 21 ribu rupiah saja. Dalam satu box sudah dapat 10 potong kimbap. Saya makan 5 potong saja sudah kenyang, jadi menurut saya murah dan praktis banget sih.
Ada juga varian kembap mentai dan baru-baru ini ada menu samyang kimbap. Jadi ada kimbap dan juga samyang dalam satu box, dijamin super kenyang udah! Teman-teman yang sedang mencari hampers ekonomis tapi cantik kimbap mentai dan donat super empuk ini juga bisa jadi pilihan, mulai dari 50ribuan aja hampersmu sudah dibuat dengan cantik dan enak.

Untuk teman-teman yang ingin mencoba kimbap yang enak dan murah di wilayah Malang Raya, bisa banget kontak Kedai Nyonya Nyemil yaa! (+628980355820) Selamat mencoba!


