5 Rekomendasi Cafe di Malang Untuk WFC Maupun Nugas!
Kalau ngomongin soal rekomendasi Cafe di Malang tentu menurut saya adalah cafe yang tidak terlalu “berisik” dan punya suasana yang nyaman untuk bekerja. Apalagi sebagai bloger, tempat yang ramai jadi tempat yang paling saya hindari, termasuk jika ada live music maupun sound yang terlalu kencang.
Berikut adalah rekomendasi cafe di Malang yang cocok untuk meningkatkan produktivitasmu, baik sebagai mahasiswa, freelancer, bahkan ibu rumah tangga yang sedang membuat kerangka ide untuk aktivitas anak!
Rekomendasi Cafe di Malang Untuk Kerja Maupun Nugas!
1. Nakoa Cafe Malang

Nakoa menurut saya punya standar tempat untuk work from cafe dengan vibes yang paling nyaman dan menyenangkan. Nyaman karena kebanyakan yang kesana bawa laptop, atau jika tidak sedang laptop-an, kebanyakan sedang membaca buku atau meeting dengan jumlah terbatas. Sehingga suaranya pun tidak ada yang benar-benar mengganggu.
Selain itu untuk indoor dan juga beberapa meja di outdoor juga sudah disediakan colokan listrik. Jadi memang pas banget untuk teman-teman yang sedang nugas maupun bekerja.
Ditambah suhu ruangan indoor-nya bikin betah. Tidak terlalu dingin, tapi juga tidak panas. Kursinya juga ditata sedemikian rupa hingga sangat nyaman untuk digunakan duduk lama. Jarak antar meja juga tidak terlalu dekat, tapi juga tidak terlalu jauh.
Toiletnya juga the best sih menurut saya, selain bersih juga wangi. Cafenya juga aman sehingga saya tidak takut harus meninggalkan laptop di atas meja ketika harus ke toilet.

Yang paling penting untuk harga satu gelas kopi dan kudapan tidak terlalu mahal. Sehingga betah banget berlama-lama di sana. Sayangnya tidak ada menu makanan berat ya, jadi di sana ngemil aja. Kalau ingin makanan berat, sekalian deh keluar cafe lalu pulang, hehe..
Saya juga pernah menuliskan review tentang Nakoa Cafe dengan lebih rinci di sini.
2. Toko Kopi Sumber Rejeki Malang

Nah kalau teman-teman ingin mencari toko kopi yang “ramah” untuk pekerja, mahasiswa hingga emak-emak, Toko Kopi Sumber Rejeki adalah salah satu rekomendasi saya. Setiap meja yang ada di dalam ruangan (indoor) sudah sepaket dengan colokannya.
Toko Kopi Sumber Rejeki juga cafe yang tenang, musiknya tidak bising, dan punya menu lengkap. Selain kudapan, di sini teman-teman juga bisa sambil sarapan, makan siang hingga makan malam.
Toiletnya juga bersih dan wangi, jadi 10 poin plus bagi saya yang suka beser karena usai minum kopi selalu minum air putih berliter-liter. Jadi tidak usah was-was kalau mau ke belakang dan kamar mandinya kotor ya. Karena di sini, sama halnya dengan Nakoa Cafe, toiletnya benar-benar dimaintenance dengan baik, sederhana tapi tidak semua toko kopi melakukannya.
Ditambah dengan tata ruang Toko Kopi Sumber Rejeki yang luas dan lega, juga bonsai raksasa dan beberapa tanaman hias yang bikin mata kita tidak punya variasi visual selain layar laptop.
3. Naiki Cafe Malang
Ada satu lagi cafe di Malang yang saya rekomendasikan untuk WFC atau nugas di pagi hari. Yaitu Naiki Cafe yang terletak di tengah kota Malang. Bersebalahan dengan SMA swasta, tapi tidak berisik kok. Justru vibes-nya tenang.

Bisa memilih indoor maupun outdoor yang menurut saya keduanya sama-sama nyaman. Hanya saja kalau butuh charging, indoor bisa jadi pilihan terbaik sih. Menunya juga lengkap, tidak hanya makanan ringan atau camilan berat, tapi juga ada nasi dan mie-miean, yang merupakan makanan berat orang Indonesia.
Menunya juga lebih beragam dibanding dua cafe yang saya rekomendasikan sebelumnya ya. Menu di Naiki Cafe ini lebih variatif dan berasal dari banyak negara. Ada menu western, Asia, sampai ke menu-menu masakan khas Indonesia yang ngangenin.
Hanya saja untuk menu-menu berat, teman-teman harus bersabar karena tidak tersedia di pagi hari ya. Menu berat bisa diorder setelah jam 10. Jadi jatuhnya brunch, bukan breakfast. Tapi lumayan sih, sambil diet.
Charging di setiap meja? Oh jangan khawatir. Memang tidak semua meja tersedia colokan, tapi ada banyak meja yang bisa teman-teman manfaatkan untuk charging handphone maupun laptop kok.
Ditambah toiletnya yang juga bersih dan wangi. Salah satu patokan saya ketika memilih sebuah cafe untuk WFC ya toiletnya ini. Kalau toiletnya tidak bersih, skip dulu deh hihi..
Ditambah cafenya juga aman ya, pegawainya responsif, jadi saya tidak khawatir meninggalkan barang di meja meskipun harus ditinggal ke toilet yang memang agak jauh letaknya (di luar jangkauan mata memandang), saking lebar dan luasnya Naiki Cafe ini. Patut dicoba untuk teman-teman yang ingin nugas maupun WFC deh!
4. Hindia Cafe Malang
Hindia Cafe ini justru jadi cafe pertama langganan saya jauh sebelum ada Naiki dan Sumber Rejeki. Semata karena lokasinya dekat dengan rumah orangtua (karena saya gunakan sebagai lokasi transit setelah mengantar anak sekolah).

Meskipun tidak semua meja punya colokan untuk charging laptop maupun handphone, tapi cafe ini cukup nyaman digunakan untuk meeting, mengerjakan tugas, brainstorming, juga blogging.
Menunya juga beragam dan enak. Sama seperti Naiki, untuk menu berat bisa dipesan di jam 10 ke atas. Beberapa kali bahkan pernah jam 11 ke atas. Oleh karena itu saya jarang kesini lagi karena ngga bisa sambil sarapan hehehe.. mau pesan camilan saja nanggung banget, ditambah menu pastry-nya tidak begitu banyak. Jadi kalau ngopi doang kan gimana gitu yah..
Toiletnya memang dekat, tapi menurut saya kurang bersih ya. Mungkin karena interiornya yang tidak diubah, mengingat ini bangunan lama dan terasa vintage. Sehingga saya kurang nyaman dengan toiletnya yang kurang terang dan airnya tidak terlalu kencang bahkan sangat kecil alirannya.
5. Momo Cafe
Selain empat cafe di atas, Momo Cafe yang tepat berada di jantung kota Malang, yaitu di kawasan Kayu Tangan Heritage ini juga menjadi jujukan saya sebagai Ibu sekaligus content writer dan juga bloger ketika harus segera menyelesaikan deadline.

Meskipun tempatnya agak kecil, tapi Momo Cafe ini sebenarnya nyaman banget digunakan untuk work from cafe, dengan catatan datangnya pagi ya. Jadi belum begitu ramai orang singgah untuk nongkrong.
Dulu saat pertama kali kesana, Momo masih punya menu yang sangat terbatas. Namun beberapa waktu terakhir ketika kesana, Momo sudah punya macam-macam menu yang bisa dipesan. Tidak hanya cake, tapi juga sudah ada makanan berat dan juga beberapa snack.
Namanya juga Ibu-Ibu setengah muda setengah tua, asupan gula dan camilan ini jadi bahan bakar yang penting kan. Alhasil kalau mencari cafe pasti yang tidak hanya cafe yang menyediakan kopi, tapi juga cafe yang juga menyediakan asupan/bahan bakar yang mengenyangkan.
Itulah lima rekomendasi cafe yang bisa membuat teman-teman melalui hari-hari di Kota Malang yang sendu ini dengan lebih produktif. Ada yang sudah pernah kesana?


